KLARIFIKASI] WARGA ARAB SAUDI MABUK SAAT TAHUN BARU DI JERMAN HINGGA MEMPERKOSA
KLARIFIKASI] WARGA ARAB SAUDI MABUK SAAT TAHUN BARU DI JERMAN HINGGA MEMPERKOSA.
Banyak berita beredar tentang kerusuhan di kota Cologne, Jerman. Berita itu telah menjadi berita menghebohkan diawal tahun 2016. 1000 pria Arab dan Afrika mabuk saat tahun baru dan melakukan kerusuhan hingga terjadi pelecehan dan pemerkosaan di kota Cologne.
Link berita
http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/01/160105_dunia_jerman_kekerasan
http://www.voa-islamnews.com/warga-saudi-nodai-pesta-tahun-baru-di-cologne-jerman.html
http://international.sindonews.com/read/1075131/41/cerita-korban-serangan-seks-massal-tahun-baru-di-cologne-1452156737
http://m.okezone.com/read/2016/01/08/18/1284088/cerita-korban-serangan-seks-massal-tahun-baru-di-cologne
Apakah berita itu benar? Benar, telah terjadi insiden kerusuhan pada saat malam tahun baru di kota Cologne yang diduga dilakukan oleh orang-orang dengan wajah Arab dan Afrika.
Namun sangat disayangkan media terlalu mudah menyimpulkan pelaku insiden itu dilakukan oleh warga Arab Saudi karena wajahnya yang identik dengan Arab.
Media online tribun bahkan memberikan judul untuk artikel itu
"Tahun Baruan di Jerman, Ribuan Pria Arab Mabuk, Raba-Raba Tubuh Wanita dan Memperkosanya". Sedangkan isi artikelnya menyebutkan "Kepolisian Cologne menyebutkan, warga Arab Saudi dan Afrika Utara yang berbuat kacau ditaksir mencapai 1000 orang". Jika jumlah pelakunya mencapai 1000 orang dari warga Arab Saudi dan Afrika Utara, lalu mengapa dalam judulnya menyebutkan pelakunya ribuan pria Arab yang jelas menuduh semua pelakunya adalah pria Arab yang sangat bertentangan dengan isi beritanya.
http://suryamalang.tribunnews.com/2016/01/05/tahun-baruan-di-jerman-ribuan-pria-arab-mabuk-raba-raba-tubuh-wanita-dan-memperkosanya
Pelaku kerusuhan itu kemungkinan besar adalah para migran dari Timur tengah dan Afrika. Akibat dari insiden itu Kepala Kepolisian Cologne, Albers telah dipecat karena telah gagal menangani gelombang kerusuhan dan kekerasan seksual yang mengguncang kota Cologne saat malam tahun baru. Menteri Dalam Negeri Ralf Jager pada hari jumat mengatakan "langkah itu diperlukan untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap kepolisian Cologne."
Para penyerang digambarkan dengan ciri-ciri wajah Afrika Utara dan Timur Tengah. Albers mengaku polisi tidak memiliki bukti penyerang berasal dari Suriah. Tapi Kamis malam, beberapa email yang bocor menunjukkan polisi Jerman sejak 2 Januari telah mengetahui bahwa banyak dari para penyerang adalah migran berasal dari Suriah.
Pihak kepolisian telah mengidentifikasi 71 pelaku penyerangan itu dari sekitar 1000 orang yg terlibat kerusuhan. Sebagian besar pelaku adalah pengungsi Suriah. 11 diantaranya telah ditangkap, namun pihak kepolisian menutupi karena pertimbangan politik.
http://dailycaller.com/2016/01/08/cologne-police-chief-fired-after-new-years-eve-rape-fiasco/
http://m.welt.de/politik/deutschland/article150748740/Die-Fakten-am-Tag-8-nach-den-Exzessen.html
http://dailycaller.com/2016/01/08/german-police-allegedly-covered-up-syrian-refugee-status-of-nye-sex-assault-perpetrators-because-it-was-politically-awkward/
http://www.bild.de/news/inland/sexuelle-noetigung/wurden-wir-ueber-den-sex-mob-belogen-44063040.bild.html
http://www.ksta.de/koeln/-albers-sote-in-ruhestand-silvesteruebergriffe,15187530,33482728.html
Juru bicara Kementerian Tobias Plat saat konferensi pers mengatakan polisi federal telah mengidentifikasi total 31 orang pelaku tindak kriminal yang terjadi saat malam tahun baru, 18 di antaranya berada dalam proses mencari suaka di Jerman. plat mengatakan telah terjadi 32 tindakan kriminal yang tercatat oleh polisi federal pada malam itu diantaranya pencurian dan kekerasan. Tiga diantaranya terkait tindakan kekerasan seksual, namun pihak kepolisian belum mengantongi identitas pelaku kekerasan seksual. Identitas dari 31 pelaku kriminal pada saat tahun baru 9 orang dari Aljazair, 8 orang dari Maroko, 5 orang dari Iran, dan 4 orang dari suriah. Warga Irak, Serbia dan AS masing-masing seorang, juga terbukti mereka telah melakukan tindakan kejahatan pada malam itu.
http://www.irishtimes.com/news/world/europe/cologne-police-chief-to-leave-post-after-new-year-s-assaults-1.2489599
Kesimpulannya berita bahwa warga Arab Saudi adalah pelaku kerusuhan dan pelecehan seksual hingga pemerkosaan adalah HOAX.
#StopHoax Ttd Indonesian hoaxes

Post a Comment