masih ingat dengan orang yang menyebar berita tentang stroke ?

KLAIM : 

Pertolongan Pertama Pada STROKE
orang yg kena STROKE mendadak (jatuh dr WC dsB), pembuluh darah ke otak akan pecah sedikit demi sedikit. Ingat,untuk mengatasi hal ini janganlah gugup/panik. Jika korban berada di tempat kejadian seperti dikamar mandi/ruang tidur/ruang tamu dll. JANGAN dipindah2kan ke tempat lain, karena akan percepat pecahnya pembuluh darah, dan janganlah sampai dy terjatuh lg. Caranya adl dengan mengeluarkan darah korban dgn menggunakan jarum yg telah dibakar/disteril yg kemudian ditusukkan ke ujung setiap jari masing2/telinga sampai darahnya keluar± 1-2 tetes. Kalau darahnya tidak keluar dapat diurut sampai keluar, sesudah itu korban akan sadar setelah beberapa menit kemudian. Jika korban mulutnya miring, tariklah kedua daun telingany sampai merah dan langsung tusuk bagian bawah daun telinga dg jarum steril sampai darah keluar ± 1-2 tetes. Setelah korban sadar dan mulutnya sudah pulih kembali, barulah dibawa ke dokter/RS.
Biasanya orang yg terkena STROKE pembuluh darahnya akan lebih cepat pecah karena goncangan dalam perjalanan ke RS/dokter. Orang tsb dapat tidak sadar kembali/pingsan dan biasanya akan cacat/lumpuh. (Kita harus ingat MENGELUARKAN DARAH dari jari orang yg terkena STROKE, maka kita sudah bisa menolong orang tsb dari penyakit STROKE).Share ini boleh diteruskan. Maka Tak terhinggalah jasa pahala anda, indah berbagi teman, saudara , jgn berhenti ∂ï anda okeh.
Silahkan share & bagikan ke temen-temen ya , biar semakin banyak yang tahu dan tulisan ini menjadi lebih banyak bermanfaat

KORBAN : 


HOAX KILLS - hoax itu bisa membunuh & mematikan 😡 terlampir kesaksian seorang kawan; teman satu kantornya tewas karena saat kena stroke - oleh kawannya tidak dilarikan ke Rumah Sakit (yang hanya 5 menit dari situ), tapi malah mengikuti panduan Hoax pesan berantai (telinganya ditusuk-tusuk)

Hoax bukan masalah sepele.
Dengan menebar berita Hoax, Anda bisa membunuh orang lain. Bagi orang Islam, pelakunya akan ikut kebagian dosa membunuh.
====
Jangan pernah forward pesan - kecuali jika Anda 100% YAKIN, bahwa pesan tsb memang benar.
====
Jangan sampai kita jadi turut menjadi pembunuh, penyebab istri orang menjadi janda, dan anak-anaknya menjadi yatim

FAKTA :

Tusuk Jarum pada Pertolongan Stroke
Tidak ada referensi resmi yang menyarankan metode ini untuk pertolongan pertama pada pasien stroke. Pada pasien stroke iskemik, metode ini jelas-jelas tidak bermanfaat untuk menghancurkan sumbatan yang ada di otak karena tidak ada hubungan sama sekali

Pada kasus stroke hemoragik, memang benar bahwa pasien umumnya memiliki tekanan darah yang tinggi sehingga pembuluh darah otak menjadi pecah. Namun, mengeluarkan darah melalui ujung jari tidak bisa menurunkan tekanan darah dan menghentikan perdarahan di otak. Hal ini karena darah yang dikeluarkan dengan menusukkan jarum di ujung jari sangat sedikit sehingga tidak memberikan efek yang bermakna terhadap tekanan darah.

Selain itu, otak manusia mendapatkan 20% suplai darah dari pompa jantung dan tubuh akan selalu berupaya mempertahankan jumlah ini. Jadi, biarpun kita sudah mengeluarkan darah pasien, jantung akan tetap memompa darah ke otak.

Bahaya Tindakan Tusuk Jarum pada Pertolongan Stroke
Selain tidak memberikan manfaat baik pada pasien, ternyata tindakan tusuk jarum ini juga memberikan dampak buruk kepada pasien. Dampak buruk tersebut adalah

Pasien terlambat mendapatkan pertolongan yang benar karena waktu terbuang percuma untuk mensterilkan jarum dan melakukan penusukan
Proses penusukan menimbulkan luka dan dapat menyebabkan infeksi


Kesimpulan

Dapat disimpulkan bahwa menusuk jari dengan jarum pada pasien stroke tidak bermanfaat dan justru dapat mencelakakan pasien. Apabila menemukan pasien dengan gejala stroke, pertolongan yang dapat kita berikan adalah membawa penderita secepat mungkin ke rumah sakit.

sumber : http://beranisehat.com/archives/mitos-tusuk-jarum-untuk-tangani-stroke/

FAKTA 2 :

Hati-hati, Tusuk Jari dengan Jarum Bukan untuk Mencegah Stroke

Jakarta, Informasi merupakan hal yang sangat berguna bagi kita, apalagi jika isinya mengenai penanganan atau pencegahan terhadap hal-hal tertentu. Namun sayangnya masih saja hal ini digunakan oleh sekelompok orang untuk menyebarkan berita yang tidak benar.

Setelah marak dengan zat yang dapat memicu pengerasan otak, ada lagi berita bohong yang disebarkan mengenai pertolongan pertama pada orang berpenyakit stroke. Pesan ini pun terus berulang disebarkan dan masih banyak saja yang percaya.

Di dalam pesan tersebut dijelaskan bagaimana tindakan pertama yang harus dilakukan pada pasien stroke. Jika pasien tersebut jatuh seperti di kamar mandi atau kamar tidur, Anda diimbau untuk tidak memindahkannya ke manapun. Selanjutnya Anda dianjurkan untuk mengambil jarum dan mensterilkannya kemudian menusukkan pada jari-jari. Setelah itu, keluarkan darah korban setetes atau dua tetes.

Masih menurut pesan tersebut, jika korban mulutnya miring maka tariklah kedua daun telinganya sampai merah dan langsung tusuk bagian bawah daun telinga dg jarum steril sampai darah keluar kurang lebih 1-2 tetes. Hal ini di percaya untuk melancarkan dan membantu oksigen masuk ke dalam tubuh korban yang mengalaminya.

Dikonfirmasi mengenai berita tersebut pada Senin (18/3/2013), dr Ahmad Yanuar, SpS menepis kebenarannya. "Sejauh ini tidak ada penelitian seperti itu, tidak diketahui efektif atau tidaknya tindakan tersebut," kata dokter saraf dari Universitas Indonesia tersebut kepada detikHealth.

Hal ini juga diperkuat oleh dr Fritz Sumantri, SpS. "Yang harus digarisbawahi adalah kedokteran berangkat dari penelitian dan uji coba. Adapun cara di luar itu belum ada penelitiannya. Setidaknya keamanannya belum terjamin. Sampai saat ini ilmu kedokteran tidak mengenal cara seperti itu, sehingga kita juga tidak tahu efektivitasnya," tegasnya.

Satu-satunya tindakan yang harus segera dilakukan adalah dengan membawa ke rumahs sakit dan diberikan tindakan reperfusi pada jam-jam tercepat. "Sekitar 3-6 jam setelah kejadian, pasien harus segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan tindakan medis," tambah dr Ahmad.

Nah, jika Anda mendapatkan informasi mengenai hal-hal seperti ini, sebaiknya Anda bertanya pada dokter mengenai kebenarannya. Sebab jika tidak berhati-hati tindakan ini dapat menimbulkan penyakit lain atau menyebabkan pasien tidak tertolong.

sumber : https://health.detik.com/read/2013/03/18/153044/2196945/763/hati-hati-tusuk-jari-dengan-jarum-bukan-untuk-mencegah-stroke

Post a Comment

Cancel Reply